Kamis, 22 Mei 2014

My Story: Sebulan Aku Berhenti Merokok



            Rokok, siapa yang tidak kenal dengan benda yang satu ini. Semenjak kecil kita telah dikenalkan dengan rokok, apalagi jika ayah kita merupakan perokok aktif. Iklan-iklan rokok yang begitu besar di jalan raya menunjukan betapa besarnya pengaruh rokok dalam kehidupan sehari-hari. Merokok adalah kebiasaan yang bagus, itu kata mereka para perokok aktif, mereka menganggap bahwa merokok dapat memberikan inspirasi dalam berpikir, kepercayaan diri.

Rabu, 30 April 2014

Kampanye Daun Salam (Money politic) dan Laknat Allah Terhadap Pelakunya.



Oleh: Yaser Arafat     
            Perhelatan pesta demokrasi(pemilihan umum) yang hanya tinggal menghitung hari sangat dimanfaatkan oleh berbagai kubu atau partai politik untuk menarik hati masyarakat. Kampanye akbar dimana-mana, menyuarakan visi-misi masing-masing partai hanya sekedar untuk meraih simpati masyarakat. Pemilihan legislatif yang bukan sekedar pemilu biasa, tetapi juga faktor penentu sebuah partai agar berhak mendapatkan kursi capres. Demi mendapatkan suara, tak sedikit partai mengandalkan kampanye “daun salam” saat kampanye dilakukan. Kampanye daun salam atau money politic adalah suatu bentuk pemberian atau menyuap seseorang yang memiliki hak pilih agar tidak

Kamis, 09 Januari 2014

Oh Minangkabau(ku)


            Pergeseran nilai-nilai yang dianut masyarakat tidak terlepas dari kemajuan teknologi atau yang lebih dikenal dengan istilah modernisasi. Dalam era globalisasi dan modernisasi dewasa ini, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi tidak sepenuhnya membawa pengaruh positif untuk generasi muda Minangkabau. Seperti pepatah masyarakat Minangkabau  dalam  satandan karambie, pasti ado nan sompong”.

Senin, 30 Desember 2013

Pergantian Tahun, Ajang Intropeksi Diri Mahasiswa



            Akhirnya tahun 2013 segera berakhir, tahun 2013 tidak akan kembai lagi, kita hanya bisa mengevaluasi diri kita apakah kita telah melakukan yang terbaik di tahun 2013. Jadikan tahun 2013 sebagai bahan renungan dan pada tahun 2014 kita bertekad melakukan hal-hal yang lebih baik dan lebih berarti dari tahun sebelumnya karena memanfaatkan waktu adalah sebuah keharusan.

Sabtu, 28 Desember 2013

Menjadi Petani Bukanlah Pekerjaan Yang Rendah.


Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya mendapatkan pekerjaan yang lebih mapan darinya, keinginan untuk mobilitas sosial kearah yang progresif tersebut  membuat orangtua rela membanting tulang mencari nafkah supaya anaknya memperoleh pendidikan sampai kejenjang perguruan tinggi, bahkan orangtua berani menyekolahkan anaknya hingga keluar negeri sekalipun. Terlebih di negara demokrasi seperti Indonesia, dimana setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk menduduki suatu jabatan tertentu di dalam struktur kepemerintahan. Hal ini tentu menjadi dorongan dan motivasi untuk semua orang supaya bisa menduduki jabatan yang tersedia, caranya yaitu dengan menempuh pendidikan dan spesialisasi ilmu tertentu. Sebagai orangtua, tentunya wajib memberikan pendidikan yang setinggi-tingginya untuk sang buah hati, tidak terkecuali para petani. Para petani sudah tidak menginginkan anaknya menjadi petani seperti dirinya, sehingga tanpa memandang status sosial di masyarakat, seorang petani ikut berlomba menyekolahkan anaknya demi penghidupan yang lebih baik dimasa depan, bahkan rela menggadaikan tanah demi memutus rantai kemiskinan.

Ketika KKN Berakar Dari Masyarakat


Setiap saat kita selalu disuguhkan pemberitaan tentang tertangkapnya pejabat negara oleh KPK karena kasus korupsi. Korupsi adalah suatu tindakan yang merusak, dan merugikan negara. Di negara Indonesia ini, sudah terjadi banyak sekali korupsi yang dilakukan pejabat-pejabat di pemerintahan, baik pejabat ditingkat pusat, maupun ditingkat daerah.