Rabu, 10 Desember 2014

Saya Ingin Punya Kumis


Saya ingin punya kumis, kenapa? Kita tahu bahwa setiap masyarakat memiliki budaya yang berbeda, dan tentunya cara pandang mereka juga beragam. Dalam masyarakat Minangkabau khususnya dan Indonesia seacara umum, kumis adalah lambang kewibawaan,
keberanian. Tak bisa kita pungkiri, lelaki yang memiliki kumis tebal akan disegani dan ditakuti ditengah masyarakat. Pengalaman ini yang memotivasi saya agar memiliki kumis, setiap manusia pasti ingin di segani, dihormati, dan ditakuti, apalagi saya seorang lelaki dan juga sebagai “mamak” bagi keponakan saya tentunya membutuhkan senjata andalan untuk menunjukan kewibawaan saya dihadapan mereka.

Saat sekolah ditingkat SMA dulu, kepala sekolahnya adalah seorang laki-laki yang berkumis tebal, tampangnya yang ganas dibalut kumis yang menantang membuat seluruh siswa takut pada beliau, namun pada nyatanya beliau sangatlah baik dan perhatian pada murid-muridnya. Mungkin cuma karena kumisnya saja beliau ditakuti di sekolah yang beliau pimpin. Tidak cuma kepala sekolah tersebut yang menginspirasi saya, satu lagi sosok yang menginspirasi saya adalah paman saya sendiri. Saya punya paman yang juga kumisnya tebal, meskipun sudah memutih dimakan usia, namun ketebalan kumisnya tersebut tetaplah menjadi momok yang menakutkan bagi seluruh keponakannya. Saya sebagai keponakannya cukup ngeri melihat kumis beliau, namun saya cukup terinspirasi dengan kumis beliau yang tebal tersebut.

Selain dua contoh tersebut, mungkin masih banyak kenyataan dilapangan yang menunjukan bahwa pria berkumis memang dipandang lebih berwibawa, lebih tegas, dan cenderung dihormati ditengah masyarakat. Namun bukan berarti saya tidak mengutamakan jenggot yang notabene sunah nabi. Selain berobsesi menebalkan kumis, saya juga mengancang-ancang memanjangkan jenggot. Mungkin ada kekhawatiran terhadap Islamphobia yang tengah merebak dalam masyarakat, para pembenci Islam menganggap muslim yang berjenggot sebagai teroris, namun hal itu tidak menyurutkan niat saya untuk memanjangkan jenggot. 

Semoga kumis saya cepat tebal, dan jenggot saya cepat panjang. Tentunya dengan catatan saya tetap tampan di mata orangtua saya. hehehe

Tidak ada komentar :

Posting Komentar